Cara Menanam Jagung Manis Agar Berbuah Besar Dan Banyak

Berikut ini Cara Menanam Jagung Manis Agar Berbuah Besar Dan Banyak:

  1. Penentuan Pola Tanaman

Beberapa pola tanam yang biasa diterapkan :

o    Tumpang sari ( intercropping )

o    Tumpang gilir ( Multiple Cropping )

o    Tanaman Bersisipan ( Relay Cropping )

o    Tanaman Campuran ( Mixed Cropping )

  1. Lubang Tanam dan Cara Tanam

Pembuatan lubang tanam pada jagungnengan cara ditugal kedalaman 3-5 cm, dan tiap lubang hanya diisi satu tau dua butir benih. Jarak tanam jagung disesuaikan dengan umur panennya, semakin panjang umurnya jarak tanam semakin lebar. Jagung berumur panen lebih 100 hari sejak penanaman, jarak tanamnya 40×100 cm (2 tanaman /lubang). Jagung berumur panen 80-100 hari, jarak tanamnya 25×75 cm (1 tanaman/lubang).

Pengelolaan Tanaman Jagung Manis

  1. Penjarangan dan Penyulaman

Tanaman yang tumbuhnya tidak baik disarankan untuk dipotong dengan pisau atau gunting tajam tepat di atas permukaan tanah. Pencabutan tanaman secara langsung tidak boleh dilakukan karena akan merusak akar tanaman lain yang pertumbuhannya baik.. Penyulaman bertujuan untuk mengganti benih yang tidak tumbuh/mati atau tumbuh abnormal. Kegiatan ini seabiknua dilakukan ketika 7-10 hari sesudah tanam (hst). Jumlah dan jenis benih serta perlakuan dalam penyulaman sama dengan sewaktu penanaman.

  1. Penyiangan

Penyiangan dilakukan 2 minggu sekali. Penyiangan pada tanaman jagung yang masih muda dapat dengan tangan atau cangkul kecil, garpu dll. Penyiangan jangan sampai mengganggu perakaran tanaman yang pada umur tersebut masih belum cukup kuat mencengkeram tanah maka dilakukan setelah tanaman berumur 15 hari.

  1. Pembumbunan

Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan untuk memperkokoh posisi batang agar tanaman tidak mudah rebah dan menutup akar yang bermunculan di atas permukaan tanah karena adanya aerasi. Dilakukan saat tanaman berumur 6 minggu, bersamaan dengan waktu pemupukan. Tanah di sebelah kanan dan kiri barisan tanaman gakuk dengan meggunakan cangkul, kemudian ditimbun di barisan tanaman. Dengan cara ini akan terbentuk guludan yang memanjang.

  1. Pengairan dan Penyiraman

Setelah benih ditanam, dilakukan penyiraman secukupnya, kecuali bila tanah telah lembab, tujuannya menjaga agar tanaman tidak layu. Namun menjelang tanaman berbunga, air yang diperlukan lebih besar sehingga perlu dialirkan air pada parit-parit di antara bumbunan tanaman jagung.

Panen dan Pasca Panen Jagung Manis

  1. Ciri dan Umur Panen

Umur panen + 86-96 hari setelah tanam. Jagung untuk sayur (jagung muda, baby corn) dipanen sebelum bijinya terisi penuh (diameter tongkol 1-2 cm), jagung rebus/bakar, dipanen ketika matang susu dan jagung untuk beras jagung, pakan ternak, benih, tepung dll dipanen jika sudah matang fisiologis.

  1. Cara Panen

Putar tongkol berikut kelobotnya/patahkan tangkai buah jagung.

  1. Pengupasan

Dikupas saat masih menempel pada batang atau setelah pemetikan selesai, agar kadar air dalam tongkol dapat diturunkan sehingga cendawan tidak tumbuh.

  1. Pengeringan

Pengeringan jagung dengan sinar matahari (+7-8 hari) hingga kadar air + 9% -11 % atau dengan mesin pengering.

  1. Pemipilan

Setelah kering dipipil dengan tangan atau alat pemipil jagung.

  1. Penyortiran dan Penggolongan

Biji-biji jagung dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tidak dikehendaki (sisa-sisa tongkol, biji kecil, biji pecah, biji hampa, dll). Penyortiran untuk menghindari serangan jamur, hama selama dalam penyimpanan dan menaikkan kualitas panenan.

Tag : Akibat Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula